-
Ekosistem Kreatif Brantas Ikut Serta dalam Event Festival Jagat 2026
Halo Rek, konten artikel ini sedang dikembangkan nggeh. Akan kami update lebih lanjut. Matur suwun.
-
EKB Sampaikan Kritik Sosial Lewat Pembuatan Lagu “Orang Desa, Katanya”
Ekosistem Kreatif Brantas terus berkreasi melalui penciptaan lagu. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami juga menargetkan untuk menciptakan lagu baru. Beberapa lagu yang sudah kami ciptakan antara lain “Mlaku-Mlaku Nang Megaluh” dan “Bersuara Bersama”. Lagu-lagu yang kami ciptakan bukan lah sembarang lagu karena akan selalu mengandung pesan atau pun kritik. Kadang lagu ini tercipta karena ada kejadian yang memang kadang menyentuh hati kami atau kadang juga memancing emosi dan rasa ingin mengkritik kami. Pada 2026 ini, ekonomi terasa sulit dimana banyak faktor yang menyebabkannya. Nilai rupiah makin melemah dan banyak barang kebutuhan yang harganya makin mahal. Di sisi lain, lapangan pekerjaan juga makin sulit dicari. Hidup semakin sulit, di…
-
Momen Spesial Penerima EKB Awards
Halo Rek! Semoga kabarnya baik dan sehat yo. Ekosistem Kreatif Brantas bersyukur bahwa kegiatan kami masih berjalan, aktif, hidup dan memberi manfaat bagi banyak pihak. Tentu hidupnya inisiatif ini karena adanya dukungan, partisipasi, dan keterlibatan dari banyak pihak seperti panitia, relawan, pedagang, sponsor, atau komunitas yang menjadi rekan berkegiatan kami. Pada tahun ini, Ekosistem Kreatif Brantas memberikan penghargaan kepada beberapa panitia yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Ekosistem Kreatif Brantas Award begitu tajuknya dan kami memberikan apresiasi dalam bentuk piagam penghargaan dan hadiah uang. Tentu award ini tidak memungkinkan diberikan kepada semua panitia, tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih atas segala kontribusi yang mereka berikan selama ini. Berikut ini…
-
Semangat Ramut-Rumat Petilasan Damar Wulan
Halo Rek! Pada Agustus 2026 lalu, kami melakukan giat Ramut Rumat Ekosistem Kreatif Brantas. Kali ini kita akan ramut-rumat di Situs Petilasan Damar Wulan. Petilasan Damar Wulan adalah situs bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit yang ada di Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Petilasan ini erat kaitannya dengan cerita Damar Wulan yang berkembang di era Kerajaan Majapahit ini. Petilasan ini sudah menjadi jujukan kunjungan banyak orang baik itu untuk wisata, beribadah, meditasi, atau untuk tujuan lainnya. EKB dalam beberapa tahun ke belakang turut mendukung pengelolaan petilasan ini misalnya dengan menyediakan fasilitas kebersihan dan spanduk informasi petilasan. ramut Rumat kali ini dilakukan dengan mengganti spanduk informasi yang dirasa sudah kurang baik serta…
-
Serunya Cipta Kreasi Konten Baru Wayang Brantas
Halo Rek Pada Agustus 2026 lalu, Ekosistem Kreatif Brantas melakukan tapping konten lakon Wayang Brantas. Wayang Brantas sudah digagas sejak 3 tahun lalu dan telah memberi warna dalam berbagai giat dari Ekosistem Kreatif Brantas. Melalui wayang-wayang dari kayu ini, Ekosistem Kreatif Brantas menyampaikan pesan, hiburan, dan ajakan kebaikan. Tapping konten ini dibuat dalam rangka peringatan beberapa hari besar nasional dan keagamaan, contohnya: Ekosistem Kreatif Brantas akan mempublikasikan secara bertahap sesuai dengan waktu dan momennya. Kami juga akan melakukan tapping konten lakon Wayang Brantas untuk kebutuhan lainnya. Kamu juga bisa memberi saran, masukan, atau request lakon apa yang kira-kira perlu kami buat. Silahkan kontak kami lewat DM instagram @ekosistemkreatifbrantas atau melalui…
-
Grup Suara Brantas Ciptakan Beberapa Lagu Baru
Halo Rek, semoga kabarnya baik dan sehat ya, semua. Ekosistem Kreatif Brantas terus berkarya dan berkreasi, dimana lewat grup akustik Suara Brantas, kami menciptakan beberapa lagu baru. Lagu kali ini adalah terkait dengan Desa Ngogri. Kami menciptakan 2 lagu baru, pertama berjudul dan yang kedua berjudul. Lagu-lagu ini terinspirasi dari desa dimana Ekosistem Kreatif Brantas berada dan berkegiatan yakni Desa Ngogri. Desa Ngogri adalah 1 dari 13 desa yang ada di Kecamatan Megaluh. Desa Ngogri dialiri oleh beberapa aliran sungai seperti Sungai Brantas dan Sungai Konto. Di dalamnya, terdapat beberapa dusun seperti Ngogri, Pulodadi, Beweh, dan Genengan. Masyarakatnya mayoritas bekerja di sektor pertanian dimana lahan-lahan pertanian di sini menghasilkan beberapa…
-
New Kuda Purnama Tampil dalam Bersih Dusun Ngogri
Halo Rek, konten artikel ini sedang dikembangkan nggeh. Akan kami update lebih lanjut. Matur suwun.
-
Gayeng Nang Museum Spesial 1 Suro
Pada Selasa malam, 16 Mei 2026 lalu Ekosistem Kreatif Brantas menyelenggarakan acara Gayeng Nang Museum dalam rangka malam 1 suro menyambut tahun baru Islam 1448 Hijriyah. Gayeng Nang Museum adalah acara rutin yang kami selenggarakan beberapa kali setiap tahun dalam rangka selebrasi seni budaya sekaligus menguatkan kebersamaan di antara para peserta dan keluarga besar. Malam 1 Suro adalah momen penting bagi masyarakat Jawa. Pada momen ini, di berbagai daerah diadakan tradisi khusus misalnya berupa acara selametan, acara siraman, acara kirab pusaka, dan lainnya. Tradisi yang memang perlu diuri-uri atau dilestarikan sampai kapan pun. Ekosistem Kreatif Brantas juga menjadi pelestari tradisi ini dengan menyelenggarakan Gayeng Nang Museum. Gayeng Nang Museum tahun…
-
EKB Berpartisipasi dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026
Halo Rek, pada 25-27 Juli 2026 lalu, dua orang perwakilan dari Ekosistem Kreatif Brantas yakni Muchdlir Zauhariy atau akrab disapa Mas Johar yang merupakan inisiator dan pendiri Ekosistem Kreatif Brantas dan Lahir Jaka atau kerab disapa Mas Jaka yang merupakan pegiat Ekosistem Kreatif Brantas mengikuti rangkaian acara Konferensi Sungai Indonesia Tahun 2026. Acara ini diselenggarakan di Sumber Gempong, Desa Wisata Ketapanrame, Kabupaten Mojokerto. Acara nasional ini dihadiri oleh lebih dari 500 anggota yang mana mereka mewakili sekitar 170 komunitas peduli sungai dari 15 provinsi. Provinsi tersebut antara lain adalah Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi…
-
Upacara Ranu Ayu 2026 Sukses Diselenggarakan
Ranu Ayu, upacara yang bertujuan sebagai apresiasi dan syukur atas berkat Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk air dan sungai sukses digelar kembali pada Minggu kliwon, 12 Juli 2026. Bertempat di Pasar Brantas, Desa Ngogri Kecamatan Megaluh, upacara yang merupakan kolaborasi bersama antara Arboretum Art Movement dan Ekosistem Kreatif Brantas ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari masyarakat umum, komunitas, institusi pendidikan, dan para organisasi kepemudaan. Diselenggarakan kedua kalinya setelah yang perdana di tahun lalu, upacara ini lahir karena adanya keprihatinan akan kondisi lingkungan khususnya sungai di Kabupaten Jombang yang memprihatinkan. “Air adalah kebutuhan esensial dari makhluk hidup. Sungai menjadi bagian penting dalam siklus air dimana Jombang dialiri oleh…























