Linimasa

Berikut ini adalah linimasa Yayasan Salasika Indonesia

2017

  • Inisiatif dengan tujuan untuk kontribusi kembali ke kampung halaman muncul/ lahir. Inisiatif ini diharapkan menjadi jembatan bagi perantau asal Jombang di Jakarta dan sekitarnya untuk bisa berkolaborasi dan berkontribusi untuk kampung halaman khususnya di Jombang Jawa Timur
  • Yayasan Salasika Indonesia didirakan sebagai wadah dan payung hukum
  • Inisiatif pertama yang dibuat adalah Njombangan yang dapat dipahami atau diartikan sebagai “cara orang Jombang” atau “khas Jombang”, dengan logonya berupa siluet penari remo, tari tradisional dari Jombang
  • Yayasan Salasika Indonesia mendirikan perpustakaan berbasis masyarakat di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur

2018

  • Njombangan menyelenggarakan lomba penulisan esai dengan tajuk Lomba Penulisan Esai Njombangan atau disingkat LEPEN, yang bertujuan untuk menjaring ide-ide segar pembangunan bagi Kabupaten Jombang
  • Njombangan menyelenggarakan Lomba Parikan Online Njombangan dengan tujuan untuk mempromosikan dan melestarikan parikan atau pantun dalam bahasa Jawa
  • Njombangan menyelenggarakan Program Njombangan Menari berupa kursus atau les tari remo gratis untuk anak-anak yang berlangsung beberapa minggu dan ditutup dengan wisuda dan lomba bagi para pesertanya

2019

  • Njombangan kembali menyelenggarakan Lomba Penulisan Esai Njombangan
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Esai Pembangunan Njombangan Tahun 2018
  • Njombangan kembali menyelenggarakan Lomba Parikan Online Njombangan
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2018
  • Njombangan kembali menyelenggarakan Program Njombangan Menari

2020

  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Esai Pembangunan Njombangan Tahun 2019
  • Njombangan kembali menyelenggarakan Lomba Parikan Online Njombangan
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2019
  • Njombangan menciptakan lagu “Jombang Kota Toleransi”
  • Njombangan mulai menjajaki pembetukan grup seni budaya, yang diawali dengan pembentukan grup jaranan yaitu New Kuda Purnama. Pembentukan ini bersama seniman-seniwati lokal di Desa Ngogri, Megaluh, Jombang

2021

  • Njombangan membentuk grup seni budaya campursari dan karawitan bernama Purnama Wijaya. Pembentukan ini bersama seniman-seniwati lokal di Desa Ngogri, Megaluh, Jombang
  • Brantas Lestari lahir, sebagai inisiatif untuk mempromosikan dan menggalang kepedulian akan kelestarian lingkungan khususnya Sungai Brantas

2022

  • Njombangan akhirnya mengubah fokus ke murni pada bidang seni dan budaya
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2022

2023

  • Njombangan menyelenggarakan Jombang Heritage Walk yakni kegiatan walking tour untuk mengenalkan pariwisata dan sejarah Jombang yang terbuka untuk umum dan gratis
  • Njombangan menyelenggarakan Jombang Sambang Sedulur yakni kegiatan mengunjungi kediaman seniman atau seniwati Jombang dengan tujuan apresiasi keberadaan mereka, memperkuat silaturahmi, melakukan edukasi atas karya dari seniman atau seniwati tersebut
  • Pasar Brantas lahir sebagai pasar tematik dan kreatif berbasis masyarakat serta tempat komunal bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berkolaborasi. Pasar Brantas dalam penyelenggaraan awalnya banyak dibantu oleh mahasiswa-mahasiswi KKN dari Unwaha Jombang serta Pemerintah Desa Ngogri
  • Njombangan melalui Grup New Kuda Purnama dan grup Purnama Wijaya menciptakan 10 lagu gending kreasi baru dan dokumentasi 10 tembang macapat. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2022
  • Lahir beberapa grup seni budaya baru seperti gejok lesung Guyub Rukun, hadroh dan samroh Rohmatan Lil Alamin, musik tradisional opyak Adem Ayem, karawitan perempuan Purnama Laras

2024

  • Museum Brantas Jombang lahir sebagai museum berbasis masyarakat dimana masyarakat bisa kenal dan lebih dekat dengan Sungai Brantas. Museum ini terbuka untuk umum dan gratis
  • Lahir beberapa grup seni budaya baru seperti Wayang Brantas, daghelan Kembang Anggrek (Kempal Bareng, Ayo Ngguyu Rek), dan akustik Suara Brantas
  • Suara Brantas menciptakan lagu “Mlaku-Mlaku Nang Megaluh”
  • Njombangan melalui berbagai grup seni budaya menyelenggarakan pementasan Perempuan Brantas Menembus Batas. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2023
  • Brantas Lestari bersama dengan Sanggar Hijau Indonesia dan Green Youth Leadership Jombang menyelenggarakan World Clean Up Day di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang

2025

  • Brantas Lestari bersama dengan Sanggar Hijau Indonesia dan Green Youth Leadership Jombang menyelenggarakan Brantas Eco-Adventure di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang
  • Pasar Brantas bersama dengan Arboretum Art Movement menyelenggarakan upacara Ranu Ayu Tahun 2025
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2024
  • Suara Brantas menciptakan lagu “Bersuara Bersama”

2026

  • Brantas Lestari bersama dengan Sanggar Hijau Indonesia dan Green Youth Leadership Jombang menyelenggarakan Brantas Eco-Adventure di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang
  • Pasar Brantas bersama dengan Arboretum Art Movement menyelenggarakan upacara Ranu Ayu Tahun 2026
  • Njombangan mempublikasikan Buku Elektronik Kumpulan Parikan Online Njombangan Tahun 2025
  • Suara Brantas menciptakan lagu “Orang Desa, Katanya”

Konten laman ini sedang diperbarui sehingga bisa lebih lengkap dan jelas. Mohon ditunggu nggeh dulur. Matur suwun.

Kontak kami lebih lanjut melalui berikut:

E-mail: ekosistemkreatifbrantas@gmail.com

Instagram: @ekosistemkreatifbrantas