Petilasan Damar Wulan
Petilasan Damar Wulan adalah situs bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit. Situs ini terletak di Dusun Pulodadi, Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Jombang. Petilasan ini menjadi jujukan pariwisata minat khusus berbasis sejarah. Pada hari-hari tertentu seperti saat agenda bersih dusun atau bersih desa, biasanya diadakan acara-acara tertentu seperti upacara adat dan pementasan seni budaya.
Tentang Damar Wulan
Damar Wulan adalah cerita yang berkembang pada zaman Kerajaan Majapahit. Dikisahkan dulu ada seorang pemuda tampan rupawan yang menjadi “tukang angon” atau gembala kuda-kuda kerajaan. Damar Wulan adalah putra dari Resi Maudoro. Pada kala itu, sedang ada perebutan wilayah kekuasaan Majapahit oleh Prabu Minakjinggo dan pasukannya. Ratu Kencana Wungu yang menjadi raja Majapahit saat itu, lalu mengadakan sayembara yang berbunyi barang siapa yang bisa mengalahkan Prabu Minakjinggo, jika perempuan akan dijadikan saudara dan jika laki-laki akan dijadikan suami. Damar Wulan yang lalu menjadi pemenang sayembara tersebut dan akhirnya menikah dengan Ratu Kencana Wungu.
Perlu dipahami bahwa ini adalah cuplikan singkat dari cerita Damar Wulan. Ada beberapa versi cerita, yang mana kita perlu sadar dan paham untuk bisa melihat cerita ini dari berbagai sudut pandang atau perspektif. Selain itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan apakah Damar Wulan adalah cerita rakyat semata atau memang ada kejadian nyatanya.
Damar Wulan dalam Budaya Populer
Cerita Damar Wulan terbukti populer dan mendorong munculnya karya budaya kontemporer misalnya dalam bentuk cerpen, puisi, tari, drama, sendratari, bahkan Damar Wulan pernah diangkat sebagai serial televisi. Ada juga banyak buku yang ditulis tentang Damar Wulan.
Bagian dari cerita Damar Wulan dicatat dalam Serat Damar Wulan, yang konon merupakan salah satu manuskrip terindah Indonesia. Serat yang berasal dari abad 15 – 18 ini terdiri dari 153 ilustrasi berwarna berupa kehidupan kerajaan dan masyarakat Jawa. Cerita serat ini dimulai dari naik tahtanya Ratu Kencana Wungu sebagai raja Majapahit.
Tentang Situs Damar Wulan
Situs petilasan yang ada di Dusun Palombo, Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini dipercaya sebagai tempat dimana Damar Wulan dulu beristirahat dan memandikan kuda-kuda kerajaan Majapahit. Tidak jauh dari lokasi ini ada Dusun Paritan yang masih terletak di Desa Sudimoro, yang secara toponimi dianggap sebagai tempat Damar Wulan “ngarit” atau mencari rumput untuk pakan kuda-kuda itu. Setelah pegal “ngarit”, Damar Wulan beristirahat di lokasi Palombo ini.
Situs ini sudah mengalami renovasi dari bentuk awalnya misalnya dengan pembangunan beberapa pendopo, gapura, dan pagar pembatas khas arsitektur Majapahit. Di situs ditemukan 2 sendang yang dulu konon digunakan Damar Wulan mandi. Di sekitar situs juga ditemukan banyak bata kuno atau pecahan tembikar dan keramik. Saat ini, belum ada kegiatan ekskavasi dari pihak pemerintah. Dengan demikian, keberadaan situs ini masih menjadi misteri apakah dulu adalah pemukiman penduduk, pusat penyebaran agama, candi, pendarmaan, atau lainnya.
Fasilitas untuk Pengunjung
Ada beberapa fasilitas yang disediakan untuk pengunjung situs petilasan ini:
- Pendopo
- Toilet
- Warung makanan dan minuman
Kami bisa memberikan donasi sukarela atas penggunaan fasilitas di atas untuk mendukung pengelolaan situs yang lebih baik. Terima kasih.
MENIKMATI SITUS PETILASAN DAMAR WULAN
Berikut ini yang bisa kamu lakukan:
- Belajar sejarah Damar Wulan dan Majapahit (dan jangan lupa dituturkan ke yang lainnya)
- Belajar seni budaya Jawa
- Menikmati keindahan alam
- Melakukan pengamatan burung atau fauna lainnya
- Bermeditasi, yoga, tapa, berdiam diri
- Berdo’a sesuai agama dan kepercayaan masing-masing
- Menikmati kuliner makanan dan minuman di warung setempat
- Membuat konten (foto, video, tulisan) yang baik, benar, dan valid
- Berdiskusi sejarah, seni, budaya
- Tidak melakukan apa-apa
Bantu Beritakan Keberadaan Damar Wulan
Jangan lupa untuk bantu promosi keberadaan Situs Petilasan Damar Wulan ini baik secara offline atau online melalui media sosial. Ikuti dan tag akun instagram @situsdamarwulan dan @ekosistemkreatifbrantas
Sertakan hashtag berikut:
#DamarWulan #Majapahit #Megaluh #Jombang #JawaTimur
Aturan Kunjungan
- Dilarang membawa dan mengonsumsi minuman beralkohol, obat-obatan terlarang
- Dilarang berpacaran dan berbuat asusila
- Dilarang merusak bangunan dan tumbuh-tumbuhan
- Dilarang menembak burung atau berburu hewan lainnya
- Dilarang membuang sampah sembarangan
- Dilarang membuat konten (foto, video, tulisan dll) apapun yang mengandung informasi tidak benar/ keliru/ menyesatkan. Silahkan kontak Juru Kunci untuk kroscek informasi
- Dilarang berisik, membuat kegaduhan, dan mengganggu keberadaan orang lain
- Dilarang melakukan praktek yang mengarah ke kesesatan
Mari hormati dan hargai keberadaan situs bersejarah ini.
Ayo rawat dan jaga agar terus baik dan lestari!
Laporkan Kunjunganmu
- Melakukan pemberitahuan ke Juru Kunci
- Mengisi buku tamu kunjungan
- Meminta izin ke Juru Kunci untuk pembuatan konten
- Meminta izin ke Juru Kunci untuk pelaksanaan kegiatan
Kontak Juru Kunci
Bapak Solekan
Hp: 0813-3087-2924
Konten laman ini sedang diperbarui sehingga bisa lebih lengkap dan jelas. Mohon ditunggu nggeh dulur. Matur suwun.
Kontak kami lebih lanjut melalui berikut:
E-mail: ekosistemkreatifbrantas@gmail.com
Instagram: @ekosistemkreatifbrantas