EKB Berpartisipasi dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026
Halo Rek, pada 25-27 Juli 2026 lalu, dua orang perwakilan dari Ekosistem Kreatif Brantas yakni Muchdlir Zauhariy atau akrab disapa Mas Johar yang merupakan inisiator dan pendiri Ekosistem Kreatif Brantas dan Lahir Jaka atau kerab disapa Mas Jaka yang merupakan pegiat Ekosistem Kreatif Brantas mengikuti rangkaian acara Konferensi Sungai Indonesia Tahun 2026. Acara ini diselenggarakan di Sumber Gempong, Desa Wisata Ketapanrame, Kabupaten Mojokerto.
Acara nasional ini dihadiri oleh lebih dari 500 anggota yang mana mereka mewakili sekitar 170 komunitas peduli sungai dari 15 provinsi. Provinsi tersebut antara lain adalah Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua. Konferensi ini ditutup oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH) Muhammad Jumhur Hidayat.
Konferensi ini membawa tema besar seperti konservasi, edukasi, dan kolaborasi. Pada hari pertama, pembukaan acara menampilkan tari remo dan tari jejer, dua tarian khas Jawa Timur. Pada hari perdana ini diadakan beberapa sesi talkshow dengan berbagai tema menarik seperti terkait pendanaan inisiatif berbasis lingkungan, pengelolaan sungai secara berkelanjutan, pengelolaan kegiatan olahraga dan pariwisata berbasis sungai, dan tema lainnya. Hari kedua adalah rangkaian kegiatan sidang, peserta dibagi menjadi 3 kelompok yang mana mereka kemudian bersidang masing-masing secara paralel. Hasil sidang ini kemudian dirangkum dalam maklumat bersama yang kemudian di penutupan acara. Maklumat tersebut merangkum beberapa poin inti seperti:
- Komitmen dan dukungan untuk pelestarian sungai dan menjadikan sungai sebagai halaman depan masyarakat
- Pembentukan organisasi dan kelembagaan Komunitas Sungai Indonesia
- Dukungan terhadap program pemerintah seperti tobat ekologis dan penanaman pohon
- Komitmen untuk melakukan kolaborasi lintas pihak untuk pelestarian lingkungan khususnya sungai
Dari Belajar Banyak Hal Baru Sampai Berjejaring
Kami senang bisa ikut acara ini selama penuh dari Sabtu sampai Senin, dalam acara ini baik Mas Johar maupun Mas Jaka bisa belajar berbagai hal baru misalnya sebagai berikut:
- Bahwa keberadaan inisiatif berbasis pelestarian lingkungan sudah banyak lahir dan berkembang di Indonesia. Keberadaannya mampu memberikan kontribusi setidaknya bagi wilayah dimana inisiatif ini bergerak atau berkegiatan
- Bahwa membangun inisiatif berbasis pelestarian lingkungan ini tidak mudah. Di banyak tempat bahkan inisiatif ini tidak jarang mendapat hujatan atau cibiran dari berbagai pihak. Setidaknya ini yang muncul dalam diskusi bersama komunitas pelestari lingkungan yang hadir
- Inisiatif ini perlu berjejaring dengan inisiatif lainnya untuk saling menguatkan dan memungkinkan adanya potensi kolaborasi lebih lanjut
Di acara ini, kami juga bertemu dengan peserta dari Kabupaten Jombang lainnya yakni teman-teman Santri Jogo Kali. Selain itu, kami juga bisa belajar dari venue acara yakni Sumber Gampong – obyek wisata berbasis masyarakat yang memanfaatkan lanskap pedesaan berupa sawah, sumber mata air, sungai, pegunungan dengan suasana desa dan udara sejuk yang menenangkan. Dengan menjaga kelestarian alam tersebut, menjadikan Sumber Gampong sebagai tempat wisata yang ramah lingkungan dan menjadi sumber mata pencaharian dan pendapatan bagi banyak warga setempat.
Kami berharap ada tindak lanjut nyata dari pelaksanaan acara ini sehingga inisiatif pelestarian lingkungan terutama sungai bisa makin berdampak, menjangkau masyarakat dan daerah yang lebih luas dan berkontribusi bagi Indonesia yang lestari.


