EKB Kedatangan Tim Ekspedisi Sungai Brantas
Pada hari Rabu, 3 Juni 2026 kami kedatangan rombongan teman-teman dari Ekspedisi Sungai Brantas. Kegiatan ini diinisiasikan oleh Perum Jasa Tirta I. Merujuk pada media sosial Perum Jasa Tirta I bahwa Ekspedisi Sungai Brantas adalah kegiatan penyusuran sungai terpanjang di Jawa Timur untuk mendokumentasikan jejak sejarah, mengedukasi masyarakat, serta memantau kondisi lingkungan. Ekspedisi ini sering dilakukan oleh berbagai komunitas peduli lingkungan dan akademisi di sepanjang aliran sungai yang melintasi wilayah Jawa Timur.
Menyusuri jejak Sungai Brantas dari hulu hingga hilir, Perum Jasa Tirta I memulai Ekspedisi Sungai Brantas sebagai bagian dari proses pendokumentasian perjalanan sungai dari masa ke masa. Kegiatan ini tidak hanya merekam nilai historis dan ekologis Sungai Brantas, tetapi juga menggali peran strategisnya sebagai sumber kehidupan masyarakat di sepanjang alirannya.
Pada Etape 1 wilayah hulu, Direktur Utama PJT I bersama tim ekspedisi mengunjungi sejumlah titik strategis mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Blitar hingga Tulungagung untuk menghimpun dokumentasi, cerita, serta potret kondisi eksisting sungai. Ekspedisi ini turut melibatkan komunitas peduli sungai, ahli tata kota, hingga arkeolog guna memperkaya perspektif dari aspek sejarah, budaya, dan pengelolaan wilayah.
Perjalanan ini akan terus berlanjut menuju Etape 2 kawasan hilir mulai dari Kediri hingga menuju Surabaya. Seluruh rangkaian ekspedisi nantinya akan dituangkan dalam sebuah buku yang dapat dinikmati masyarakat luas sebagai media edukasi dan pengingat akan pentingnya menjaga keberlanjutan Sungai Brantas, urat nadi kehidupan Jawa Timur.
Di Kabupaten Jombang, tim Ekspedisi Sungai Brantas berkunjung ke beberapa daerah. Misalnya ke Wonosalam dimana mereka eksplor wilayah hulu dimana mata air dan sungai berada. Selain itu mereka juga ke Kecamatan Megaluh. Desa pertama yang dikunjungi adalah Desa Turipinggir dimana tim Ekspedisi Sungai Brantas eksplor Sungai Brantas dengan memancing dan menaiki perahu di sungai tersebut. Selain itu, tim juga menikmati santap siang dengan menu ikan lokal khas Sungai Brantas. Di Desa Ngogri, tim mengunjungi Museum Brantas Jombang serta dijelaskan tentang wayang Brantas.
Ekosistem Kreatif Brantas diwakili oleh Mas Johar, Cak Toso, Pak Giman, dan Mbak Dilah. Di Museum Brantas Jombang, tim dijelaskan tentang seluk beluk museum termasuk sejarah berdiri, kegiatan, serta koleksi yang ada. Museum ini bertujuan sebagai tempat belajar bagi masyarakat agar lebih dekat dengan Sungai Brantas dan lingkungan sekitar. Selain itu juga sebagai communal space atau tempat berkumpul bagi warga khususnya keluarga besar Ekosistem Kreatif Brantas. Museum ini jadi tempat kegiatan termasuk dalam proses menciptakan berbagai karya kreatif dari Ekosistem Kreatif Brantas. Tim Ekspedisi Sungai Brantas juga dijelaskan tentang berbagai tantangan yang dihadapi di sekitar museum, dimana salah satunya adalah masih kurangnya kesadaran warga dalam membuang sampah atau mengelola sampah dengan bijak. Masih ada dan ditemui beberapa warga yang kerap membuang sampah di anak Sungai Brantas yang ada di samping museum ini. Memang perlu kerjasama berbagai pihak dan aturan yang kuat mengikat agar warga bisa patuh dalam pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Tim Ekosistem Kreatif Brantas juga menjelaskan tentang Wayang Brantas yang merupakan wayang kreasi ciptakan dari Ekosistem Kreatif Brantas. Wayang ini punya 100 lebih kharakter yakni warga desa berbagai profesi, flora, fauna, bahkan makhluk halus. Cerita yang diangkat juga merupakan cerita sehari-hari warga desa dengan segala dinamikanya. Wayang Brantas juga membawa pesan dan nasehat kebaikan sesuai dengan lakon yang dimainkan. Biasanya adalah terkait dengan kehidupan bermasyarakat, menjaga hubungan dengan Pencipta, sampai menjaga kelestarian lingkungan termasuk tentunya Sungai Brantas. Beberapa orang juga sempat mencoba memainkan wayang ini.
Kami senang bisa dikunjungi tim Ekspedisi Sungai Brantas dan bertukar wawasan tentang apa yang kami kerjakan selama ini. Kami juga menunggu kedatangan teman-teman lainnya ke tempat kami ya. Matur suwun.


